#FakultasTeologiUKIToraja #UKIToraja #MagangMBKM #GerejaToraja
Sebagai bentuk implementasi nyata dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menyelenggarakan program perkuliahan berbasis hybrid (kombinasi kelas dan lapangan) bagi mahasiswa semester 6. Melalui kerja sama sinodal dengan Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, para mahasiswa diterjunkan langsung ke tengah-tengah jemaat untuk menjalani proses pembelajaran yang komprehensif antara teori teologi dan praktik pelayanan.
Waktu dan Wilayah Pelaksanaan
- Waktu Pelaksanaan: Kegiatan magang ini berlangsung selama kurang lebih 3,5 bulan, terhitung mulai tanggal 17 Februari s/d 31 Mei 2025.
- Wilayah Penempatan: Demi efektivitas perkuliahan hybrid yang mengharuskan mahasiswa sesekali tetap ke kampus, penempatan difokuskan pada jemaat-jemaat yang berada di sekitar wilayah perkotaan Makale dan Rantepao (khususnya wilayah cakupan BPSW II Rantepao dan BPSW III Makale).
Tujuan dan Fokus Tugas Mahasiswa Selain terlibat aktif dalam ruang pelayanan gerejawi guna mempersiapkan diri menjadi pelayan masa depan Gereja Toraja, setiap mahasiswa magang mengemban tanggung jawab dan tugas pokok dari sinode, yaitu:
- Penyusunan Sejarah Jemaat: Meneliti dan menyusun sejarah lahir serta berkembangnya jemaat tempat mereka berpraktik berdasarkan panduan resmi yang diterbitkan oleh Institut Teologi Gereja Toraja (ITGT).
- Pemutakhiran Database SIGET: Melakukan pengkinian (update) data jemaat berbasis Sistem Informasi Geografis Gereja Toraja (SIGET) demi mendukung program digitalisasi dokumen gerejawi secara sinodal.
Sinergi Pelayanan Keberhasilan program ini didukung penuh oleh Majelis Gereja di masing-masing jemaat penempatan yang bertindak sebagai mentor dan pembimbing lapangan. Sinergi antara dunia akademik dan institusi gereja ini berjalan selaras untuk mewujudkan Visi Gereja Toraja: “Gereja Toraja Satu dalam Pelayanan Bersama.”

























